What Can We Learn from Katniss Everdeen (a hero story)

9 comments



"I volunteer as a tribute !!" Kata Katniss everdeen saat mengetahui adiknya, Primrose Everdeen terpilih sebagai tribute untuk mewakili distrik 12 dalam Hunger Games.


Film Hunger Games ini bercerita tentang sebuah permainan, tiap distrik (ada 12 distrik) harus mewakilkan 1 laki-laki dan 1 perempuan untuk bertarung hingga tersisa 1 orang yang hidup sebagai pemenang. Mengapa harus ada Hunger Games? Hal ini merupakan kesepakatan untuk memusnahkan pemberontakan terhadap capitol yang dulu pernah dilakukan. Setiap anak yang memasuki umur 12 tahun, harus mengumpulkan nama dirinya dalam secarik kertas untuk diundi sebagai tribute Hunger Games. 1 kertas = 1 jatah makan. Makin banyak nama = makin banyak jatah makan. Dan makin banyak kertas yang berisi nama dirinya, akan membuat peluang untuk terpilih sebagai tribute meningkat.


So, jadi mereka mau nggak mau harus mengumpulkan nama mereka untuk diundi. Karena setiap distrik kondisi rakyatnya sangat memprihatinkan. Tiap distrik dibatasi oleh pagar listrik bertegangan tinggi serta terdapat Peace Keeper untuk menjaga agar tidak ada warga distrik yang melarikan diri ke distrik atau tempat lain.

Padahal, capitol mendapatkan semua sumber daya dari tiap distrik. Dan jika tiap distrik ini tidak mensupply kebutuhan capitol, capitol jelas lumpuh. Tetapi rakyat dibiarkan menderita dalam kondisi kekurangan, sedangkan capitol hingar bingar makanan,listrik,serta sumber daya melimpah. Kondisi ini dibiarkan terus menerus karena memang tidak ada yg berani,dan tidak ada harapan.


Hingga muncullah Katniss. Wanita yang pemberani, berani mengambil resiko dan tangguh dalam menghadapi perjuangan.

Baca juga : What Makes A Hero?

Peran Katniss sangat penting,dia adalah simbol harapan. A Mockingjay. Walau dia hanya sendiri, pada akhirnya dia akan bertemu orang yang sepaham dan mau berjuang menegakkan keadilan. Adanya harapan, sekecil apapun akan membuat musuh takut. Seperti yang dikatakan Presiden Snow kepada Plutarch Heavensbee tentang kekhawatirannya terhadap adanya Katniss "Fear doesn't work, as long as they have hope."

Selain itu, Katniss fokus terhadap kemampuannya, dan nggak merasa superior dibanding tribute yang lain walau score dia paling tinggi. Dia hanya mengandalkan kemampuan berlari, memanah serta pengetahuan akan tumbuhan. Sounds not prestigous, right? And she makes it. Dia berhasil karena fokus terhadap apa yang bisa dia lakukan, bukan malah membandingkan kekurangannya dengan kelebihan orang lain.


And now, what will you do? Are you ready become to be a hero, focus on your ability, or just following the path? Good luck!

9 komentar:

  1. rendah hati ya si katniss ini. mungkin fokus adalah kunci dia..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mas, salut deh yang bikin karakter katniss ini, walau fiksi, tapi bagus buat dijadikan contoh :)

      Hapus
  2. Katniss bener-bener bikin saya tereranga oleh sikapnya yang kalem tapi pemberani...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup kak, sejak awal emang karakter Katniss ini bener-bener udah jadi A Mockingjay, dan bener-bener peduli sama keadaan sekitarnya.

      Hapus
  3. "I can find you, I can reach you, Perhaps I am watching you now"

    snow

    BalasHapus
  4. klo aku lebih karakter Plutarch Heavensbee.
    dia ngatur semua jalannya pemerintahan dari balik layar. g pingin memimpin tp bisa menjadikan seseorang menjadi pimpinan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hmm semuanya udah ada jatahnya mas. Kalau saya sih mikirnya, Katniss ini seperti dinamit, terus muncullah Plutarch menggantikan Seneca yang sebelumnya sudah dieksekusi. Kemudian, Katniss dijadikan simbol, orang-orang jadi percaya kalau ada orang yang mau membela nasib yang tertindas.

      Hapus
  5. Waaaaa, sukak mbak Katniss :* :* :*

    BalasHapus